20 Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat




Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat

Keindahan alam Nusa Tenggara Barat memang tidak diragukan. Provinsi yang terletak di Timur Bali ini memiliki beragam pesona yang tidak kalah menarik dari Provinsi lain. Laut yang biru dengan pantai pasir putih menjadi keunggulan Nusa Tenggara Barat. Termasuk salah satu kabupaten yang terletak di Nusa Tenggara Barat, yakni Bima.


Bima merupakan bagian dari provinsi Nusa Tenggara Barat yang terletak pada Timur dari Pulau Sumbawa. Di kota ini menyiman banyak tempat wisata, bahkan Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu destinasi wisata bahari. Pesona budaya, alam, dan kuliner menjadi perpaduan yang menarik sebagai tempat yang wajib dikunjungi untuk menghabiskan waktu liburan, berikut ini 20 Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat yang Cikasur rekomendasikan untuk kalian kunjungi, antara lain :

  1. Bukit Pundu Nence
Bukit Pundu Nence

Bukit Pundu Nence

Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat yang pertama untuk diulas adalah Bukit Pundu Nence. Tempat wisata ini berlokasi di Lelamase Kecamatan Rasanae Timur, Bima Nusa Tenggara Barat. Masyarakat disekitar menyebut bukit ini dengan nama Punce.

Keindahan sunset di tempat ini akan sangat menarik bagi pengunjung. Tidak hanya menawarkan pemandangan sunset, tempat ini pun sangat cocok untuk menikmati keindahan matahari terbit. Bahkan keindahan kabut dan awan tipis di pagi hari menambah nuansa natural dalam menikmati sunrise.


Bagi pecinta fotografi pun, Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat menjadi tempat yang tidak boleh dilewatkan. Sebab, punce menawarkan keberagaman keindahan yang pantas untuk dipotret. Punce merupakan tempat wisata pilihan mencari ketenangan. Punce menawarkan udara yang sejuk dan segar serta hamparan hijau terbentang luas. Selain menawarkan keindahan alam, tempat ini pun menawarkan wisata sejarah dan budaya. Hal ini disebabkan pada bukit Punce dapat ditemukan sisa meriam dari kerajaan Bima.

  1. Cagar Budaya Uma Lengge
Cagar Budaya Uma Lengge bima

Cagar Budaya Uma Lengge bima

Untuk mengunjungi tempat wisata ini, sebaiknya datang pada bulan ke enam, yakni bulan Juni. Sebab, diwaktu ini masyarakat sedang melakukan panen padi. Panen padi sangat berhubungan dengan tempat ini, sehingga jika berkunjung ke tempat ini harus menunggu masa panen.

Uma Lengge adalah bangunan yang digunakan masyarakat untuk menyimpan padi. Pada bulan ke enam, masyarakat biasanya akan melaksanakan ritual Ampa fare sebuah tradisi proses menaikan dan menyimpan padi ke Uma Lengge. Kehadiran Uma Lengge sudah ada sejak ratusan tahun lalu sehingga pemerintah pusat memutuskan Uma Lengge sebagai cagar budaya yang memiliki tujuan untuk menjaga kelestarian Uma Lengge. Selain itu, pemerintah menjadikan ritual Ampa fare sebagai nilai jual pariwisata Bima.

  1. Pulau Ular
Unik dan Menarik wisata Pulau Ular di Bima Nusa Tenggara Barat (2)

Unik dan Menarik wisata Pulau Ular di Bima Nusa Tenggara Barat

Ular merupakan jenis hewan yang cukup berbahaya, namun Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat menjadikan ular-ular sebagai daya tarik sebuah tempat wisata. Pulau Ular merupakan pulau yang tidak terlalu luas dan beberapa karang terdapat disana.

Dinamakan Pulau Ular karena banyak ditemukan jenis ular laut, salah satunya jenis ular yang mematikan. Namun, pemerintah menetapkan Pulau Ular sebagai tempat wisata yang unik dan menarik. Untuk berkunjung ke Pulau Ular harus dengan masyarakat lokal. Sebab, di tempat ini memiliki sebuah kepercayaan bahwa ular yang mematikan akan jinak apabila sudah disentuh oleh masyarakat lokal.

Selain itu, Pulau Ular juga menawarkan pemandangan yang indah saat matahari tenggelam dan dapat berduduk santai di bukit sambil menikmati angin laut yang sejuk.

  1. Pulau Kelapa
Menjelajah Pesona Pulau Kelapa di Bima

Menjelajah Pesona Pulau Kelapa di Bima

Tempat wisata yang menawarkan keindahan perbukitan yang lengkap dengan air yang tenang adalah Pulau Kelapa. Pulau Kelapa merupakan Pulau Raja Ampat di Bima. Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat terletak di Kecamatan Lambu. Pulau Kelapa menghadirkan pesona yang cantik dan keindahan pulau ini menjadi surga wisata yang tidak dapat dilupakan oleh pengunjung.

Tempat wisata ini terletak di daerah Nggelu, Lambu, Bima Nusa Tenggara Barat. Pulau Kelapa ini tidak hanya menawarkan pesona alam, namun suasana yang sepi pun akibat pengunjung yang belum menjelajahi tempat ini menjadi daya tarik sendiri.

Pulau Kelapa ini dapat dinikmati saat malam hari dengan mendirikan tenda. Pasalnya, keindahan pulau ini sangat sempurna saat sore hari. Bahkan Pulau Komodo pun terlihat dari puncak wisata Pulau Kelapa.

  1. Pantai Nanga Kala
Pantai Nanga Kala Bima Nusa Tenggara Barat

Pantai Nanga Kala Bima Nusa Tenggara Barat

Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat umumnya sangat beragam, dimulai dari objek wisata gunung, pantai, air terjun, budaya hingga sejarah. Tempat wisata yang menarik salah satunya adalah keindahan laut sepanjang garis pantai Lambu hingga pantai Nanga Kala menawarkan pesona air pantai yang bersih, tenang, dan terdapat beberapa karang yang masih alami serta kondisi pasir pantai yang bersih bebas dari kotoran dan sampah.

Di pantai ini selain dapat menikmati pesona pantaiyang jernih dan cantik, didepan pengunjung akan dimanjakan oleh kehadiran Pulau Kelapa dan Pulau Komodo. Bahkan, jika pengunjung yang sedang beruntung dapat melihat lumba-lumba di waktu pagi hari.

  1. Pantai Pink Lambu
Pantai Pink Lambu Bima

Pantai Pink Lambu Bima

Pantai Pink ini tidak dapat dilupakan, pantai yang familiar dengan pasir berwarna pink begitu menggoda untuk berkunjung kembali. Bahkan hamparan pasir yang bersih dan birunya air laut menjadi daya pikat pantai ini.

Pantai Pink ini terletak di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Untuk menuju pantai ini, dapat ditempuh dengan menggunakan Bis dari kota Bima yang memakan waktu selama 45 menit menuju Pelabuhan Sape. Setelahnya, menaiki perahu dari Pelabuhan Sape ke Pantai Pink dengan waktu tempuh selama 30 menit.

Pantai yang dikenal dengan sebutan nama Torowamba ini salah satu lokasi foto terbaik di Bima. Keindahan alam bawah laut pantai ini sangat memukau. Pilihan untuk berenang maupun bersantai untuk menikmati pantai ini adalah pilihan yang tepat.

  1. Pantai Wane
Pantai Wane Bima NTB

Pantai Wane Bima NTB

Salah satu pantai yang menawarkan keindahan dan menarik adalah Pantai Wane. Pantai Wane merupakan pantai yang wajib dikunjungi dari sekian banyaknya pantai di Bima. Pantai Wane menawarkan kepuasan bermain pasir yang putih lembut. Selain itu, pantai ini menawarkan waktu duduk santai di batu karang sambil menikmati terpaan angin laut. Bahkan pemandangan hijau yang mengelilingi pantai menjadi nilai tambah keindahan Pantai Wane.

Pantai Wane berlokasi di Tolotangga, Monta, Bima Nusa Tenggara Barat. Jika berkunjung ke Pantai Wane, sebaiknya membawa makanan. Sebab, di pantai ini tidak ditemukan penjual makanan, bahkan fasilitas umum di Pantai Wane belum memadai. Meskipun memiliki fasilitas yang belum lengkap, Pantai Wane tetap menawarkan keindahan pemandangannya.

  1. Gunung Tambora
Gunung Tambora meletus

Gunung Tambora meletus

Memiliki ketinggian 2.852 meter diatas permukaan laut, Gunung Tambora menyimpan keindahan alam yang membuat siapa saja takjub. Dengan menguras banyak energi saat mendaki, namun tidak akan merasa hampa saat berada di puncaknya. Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat tergolong unik dan menarik. Gunung Tambora disebut dengan The Greatest Crater in Indonesia. Selain itu, kawah di Gunung Tambora memiliki lebar 7 km dengan keliling 18 km dan kedalaman 800 m.

Keindahan alam Gunung Tambora lainnya tidak kalah menarik. Di tempat wisata ini memiliki padang pasir yang luas berada pada sepanjang bibir Gunung Tambora. Di sepanjang bibir kawah ditumbuhi beberapa bunga Edelweiss yang tumbuh dengan jarak sekitar 1,5 meter hingga 100 meter. Terdapat pula batu-batu berlapis yang dimana pada bagian atasnya datar layaknya sebuah meja. Lebih menarik lagi, dapat melihat pemandangan keindahan laut, kawah, hamparan padang pasir, dan pulau Satonda.

  1. Air Terjun Sambu Wawo
Air Terjun Sambu Wawo Bima NTB

Air Terjun Sambu Wawo Bima NTB

Objek wisata air terjun yang ada di Bima Nusa Tenggara Barat salah satunya adalah Air Terjun Sambu Wawo. Objek wisata air terjun ini merupakan air terjun tertinggi di kawasan Bima. Saat pertama kali datang ke tempat ini, pengunjung akan disambut gemuruh suara air terjun Sambu Wawo yang tergolong sangat deras. Selain itu, pengunjung juga akan dimanjakan dengan pesona pemandangan alam di sekitar air terjun yang masih asri, cantik, dan menawan.

Sesuai dengan namanya, objek wisata air terjun ini berlokasi di kecamatan Wawo. Jika dari pusat kota menuju air terjun Sambu Wawo dapat dikatakan memiliki jarak yang tidak sedikit, namun jarak yang jauh akan segera terbayar saat melihat keindahan dan pesona air terjun Sambu Wawo. Apabila menempuh perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadi, maka perjalanan untuk memasuki tempat ini diharuskan dengan jalan kaki. Sebab, jalan-jalan yang dilalui cukup licin dan menantang.

Pesona air terjun Sambu Wawo memang tampak cantik dan terawat secara baik. Alasan ini diperkuat dengan belum terlalu banyak pengunjung yang datang ke tempat ini. Suasana yang sepi, udara sejuk dan segar membuat pengunjung tidak berpikir lama untuk menghabiskan waktu liburan ke air terjun Sambu Wawo.

  1. Air Terjun Tarlawi
Air Terjun Tarlawi Bima

Air Terjun Tarlawi Bima

Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat yang bertemakan wisata air selain air terjun Sambu Wawo adalah air terjun Tarlawi. Wisata air terjun ini tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 15 meter saja. Namun, pesona dan keindahan air terjun Tarlawi tidak diragukan lagi. Keindahan dan pesona dari air terjun ini tergolong masih alami. Sama halnya dengan air terjun Sambu Wawo, air terjun Tarlawi masih jarang dikunjungi oleh wisatawan. Saat memasuki area wisata air terjun Tarlawi, pengunjung akan disambut oleh aliran air yang sangat jernih. Debit pada air terjun Tarlawi dikatakan cukup aman dan menyenangkan saat digunakan untuk bermain dengan air.

Jenis air terjun Tarlawi ini merupakan air terjun yang berundak. Terdapat beberapa undakan air terjun di tempat ini sehingga membuat tempat ini menjadi daya tarik sendiri. Air terjun Tarlawi masih berada di kawasan Wawo yang dapat ditempuh dengan kendaraan motor. Namun, saat ingin memasuki area air terjun Tarlawi, pengunjung tetap diharuskan untuk menempuh perjalanan dengan berjalan kaki.

  1. Museum Asi Mbojo
Museum Asi Mbojo Bima NTB

Museum Asi Mbojo Bima NTB

Ingin mengunjungi Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat bertema sejarah, Museum Asi Mbojo tentu menjadi pilihan. Pada jaman dahulu, tempat ini merupakan pusat pemerintahan Kesultanan Bimadan menjadi tempat tinggal Sultan Ibrahim.

Istana Bima Asi Mbojo sudah berulang kali dialihfungsikan. Bangunan ini pernah dijadikan gedung daerah, Asrama Kompi, Kampus Sunan Giri, dan lainnya. Namun, pada tahun 1986, Umar Harun selaku Bupati Bima yang menjabat saat itu memberikan usulan atas Istana Bima Asi Mbojo dialihfungsikan sebagai museum dengan nama museum Asi Mbojo.

Di dalam museum ini terdapat benda-benda bersejarah peninggalan Kesultanan Bima, diantaranya ranjang tidur, lemari, kain, foto para sultan, mahkota, senjata, parang berukir, alat-alat ternak dan rumah tangga, serta baju adat kesultanan. Museum ini sangat mudah ditemukan, sebab berada di dekat alun-alun kota Bima. Harga tiket masuk ke museum ini sangat terjangkau, 2000 rupiah untuk orang dewasa, 500 rupiah untuk anak-anak, 1000 rupiah bagi pelajar maupun mahasiswa, dan 3000 rupiah bagi wisatawan.

  1. Gua Ringi Ncanga
Gua Ringi Ncanga BIMA NTB

Gua Ringi Ncanga BIMA NTB

Sebagian kawasan Bima merupakan kawasan karst sehingga banyak ditemukan gua yang terbentuk didalamnya, salah satu gua yang ditemukan adalah Gua Ringi Ncanga. Lokasi gua ini berada di kelurahan Oi Foo, kecamatan Rasanae Timur, Bima Nusa Tenggara Barat yang memiliki jarak sekitar 2,5 KM dari pusat kota.

Gua ini memiliki sistem sungai bawah tanah yang didalamnya terdapat sebuah air terjun dengan ketinggina 1,5 meter. Menariknya, Gua Ringi Ncanga pada sungai yang mengalir ini dihuni oleh lobster, sedangkan pada bagian dinding gua dijadikan rumah tinggal oleh kelelawar.

  1. Pulau Kambing
Pulau Kambing Bima

Pulau Kambing Bima

Tidak kalah dengan pulau Sulawesi, di Bima pun memiliki pulau yang serupa, yakni Pulau Kambing. Pulau ini dijadikan tempat tujuan wisata yang dapat dijangkau dari Pelabuhan Bima. Tempat wisata ini menawarkan kegiatan yang berhubungan dengan laut, seperti selancar angin, volley pantai, ski air, snorkeling maupun kegiatan berenang.

Pulau Kambing merupakan tempat yang direkomendasikan tujuan wisata saat berada di Bima Nusa Tenggara Barat. Meskipun pulau Kambing terletak di kecamatan Soromandi, kabupaten Bima, dua pemerintah tetap berkomitmen untuk mengembangkan tujuan wisata agar menjadi aset besar dari Bima Nusa Tenggara Barat.

  1. Pantai Kalaki
Pantai Kalaki Bima NTB

Pantai Kalaki Bima NTB

Pantai Kalaki ini berada tidak jauh dari pusat kota Bima. Pantai ini berlokasi di desa Pantai, kecamatan Palibelo, kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Pantai Kalaki merupakan pantai dengan pasir cokelat yang memiliki dasar laut sangat landai.

Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat ini berada di ujung dalam Teluk Bima, pantai ini memiliki ombak yang cukup kecil sehingga membuat nelayan setempat menggunakan pantai Kalaki sebagai budidaya ikan di dalam keramba. Ikan keramba pun dapat dilihat pada bibir pantai dengan jarak yang tidak jauh dari jalan utama lintas kabupaten.

Pantai ini memiliki pemandangan yang sangat indah, pengunjung yang datang dimanjakan oleh pegunungan yang terletak dibagian sisi selatan hingga sisi timur pantai atau Pegunungan Donggo yang tampak menjulang tinggi. Jika berkunjung saat musim hujan akan melihat hamparan hijau dengan jelas. Selain itu, dapat juga melihat pulau Kambing yang berada di tengah Teluk Bima.

  1. Pantai Sonumbe
Pantai Sonumbe Bima

Pantai Sonumbe Bima

Pantai Sonumbe atau dengan nama lain Pantai Sanumbe merupakan deretan kawasan pesisir Pantai Kolo yang berjarak sekitar 20 KM dari kota Bima ke arah utara. Pantai ini terletak diujung teluk Bima, kelurahan Kolo, kecamatan Asakota, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat.

Pantai ini tergolong masih sangat alami, sebab belum banyak pengunjung yang menjelajahi ke tempat ini. Hal ini dikarenakan jarak yang sangat jauh, infrastuktur jalan menuju Pantai Sonumbe masih dalam keadaan jalan tanah dan berbatu. Meskipun dengan jalanan yang sulit untuk dijangkau, namun keindahan dan pesona Pantai Sonumbe tidak kalah dari pantai lainnya yang terdapat di Bima, Nusa Tenggara Barat.

Pantai Sonumbe dikenal dengan keindahan alam bawah laut yang ditumbuhi terumbu karang sebagai habitat keragaman jenis ikan hias. Pantai ini memiliki bentuk pantai yang melengkung menghadap teluk Bima ditambah kondisi ombak yang cukup kecil dapat membantu pertumbuhan dan perkembangbiakan terumbu karang. Sementara itu, pada bagian pinggir pantai terdapat tebing dengan ketinggian mencapai lebih dari 60 meter dari permukaan laut.

Selain itu, pemandangan di kawasan ini sangat cantik. Bahkan, jika dilihat dari sisi barat akan terlihat dataran tinggi Donggo. Disebelah utara hingga ke timur terdapat tebing dan disebelah selatan terdapat tebing yang dimana pada sisi pinggir terlihat jalan yang menghubungkan Pantai Sonumbe dengan Pantai So Ati.

  1. Pantai So Ati
Pantai So Ati Bima NTB

Pantai So Ati Bima NTB

Sepanjang teluk bima yang berada disisi sebelah timur terdapat jejeran pantai yang sangat cantik, salah satunya adalah pantai So Ati. Pantai ini memiliki jarak 20 KM ke arah utara dari pusat kota Bima, tepatnya beralamat di kelurahan Kolo, kecamatan Asakota, kota Bima, Nusa Tenggara Barat.

Salah satu Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat ini terkenal dengan banyaknya tumbuhan kelapa dengan dikelilingi beberapa jenis pepohonan, seperti pohon mangga dan pohon asem. Saat musim hujan, di bawah pohon kelapa akan ditumbuhi rerumputan hijau sehingga menambah kesan asri pantai ini.

Pantai So Ati berlokasi sangat dekat dengan pemukiman penduduk yang mayoritas seorang muslim dengan mata pencaharian sebagian besar nelayan. Pemandangan kapal kayu berukuran besar maupun kecil menghiasi pantai So Ati yang sedang bersandar saat siang hari.

Kondisi jalan menuju pantai ini berliku dan curam, namun jalan menuju pantai So Ati sebagian besar sudah beraspal dengan kondisi jalan sangat baik sehingga dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor maupun mobil yang memakan waktu selama sekitar 20 menit.

  1. Pantai Lawata
Pantai Lawata Bima NTB

Pantai Lawata Bima NTB

Pantai Lawata berlokasi di kelurahan Sambinae yang berjarak 5 KM dari pusat kota Bima. Pantai Lawata menghadap langsung ke arah Teluk Bima, jika dilihat dari kejauhan akan terlihat pegunungan atau dataran tinggi Donggo. Berada di pinggir jalan pintu masuk kota Bima membuat Pantai Lawata mudah untuk dikunjungi.

Pantai ini sudah menjadi objek wisata sejak tahun 1961 atau sejak jaman Ncuhi. Sementara itu, kondisi topografi pantai ini sangat menarik. Pantai Lawata berukuran panjang sekitar 2 KM berbentuk cembung dan pada bagian tengah memiliki 2 bukit dengan gua dengan kedalaman kurang lebih 30 meter. Memiliki bentuk yang cembung memuat Pantai Lawata terlihat menjorok ke dalam Teluk Bima. Bahkan untuk saat ini, di area pantai sudah dibuat blok semen yang memanjang dengan panjang 20 meter menuju teluk dan memiliki lebar yang mencapai 5 meter.

Keunggulan lain dari tempat wisata ini sudah dilengkapi oleh fasilitas umum, seperti area parkir, toilet, dan gubuk-gubuk disepanjang pantai. Bahkan disekitar Pantai Lawata juga terdapat beberapa kafe, rumah makan steak, dan rumah makan yang menawarkan aneka kuliner.

  1. Pantai Berlayar
Pantai Berlayar Bima

Pantai Berlayar Bima

Pantai Berlayar ini berlokasi di kelurahan Kolo, kecamatan Asakota, kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Pantai ini terletak disebelah timur Teluk Bima yang sebagai pintu masuknya kapal-kapal dari Surabaya, Maluku, dan Sulawesi dengan tujuan pelabuhan Bima sebagai tempat bersandar. Jika menghadap lurus ke teluk, akan sedikit terlihat dataran tinggi Donggo.

Kondisi pantai ini sangat menarik. Selain memiliki pesona pasir pantai yang lembut, pantai Berlayar juga memiliki area bebatuan kecil yang berasal dari karang atau batuan besar yang melewati proses pemecahan akibat bertabrakan dengan ombak sehingga ukuran batu tersebut menjadi lebih kecil.

Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat ini memiliki panjang 1 KM dengan lebar sekitar 15 meter. Pada bagian utara pantai Berlayar menjadi perbatasan langsung dengan jalanan aspal dan perbukitan tinggi yang ditumbuhi tanaman ladang milik penduduk disekitarnya. Saat berkunjung ke pantai ini diwaktu musim hujan, perbukitan akan terlihat sangat hijau layaknya bukit sabana yang banyak ditumbuhi rerumputan.  Akan tetapi, jika berkunjung diwaktu musim kemarau, perbukitan akan terlihat berwarna cokelat tua, sebab tumbuhan mengalami kekeringan maupun layu.

Suasana pantai ini relatif teduh akibat banyaknya pohon besar, seperti pohon trembesi, pohon asem, hingga tumbuhan rumput ilalang. Untuk berkunjung ke pantai ini memerlukan waktu tempuh sekitar 45 menit dengan jarak 14 KM dari kota Bima. Untuk sampai di pantai Berlayar dapat menggunakan kendaraan pribadi.  Selain itu, pantai Berlayar sudah memiliki fasilitas, seperti gubuk untuk bersantai, toilet, penyewaan ban untuk berenang, dan warung makanan ringan.

  1. Pantai Buntu
Pantai Buntu Bima NTB

Pantai Buntu Bima NTB

Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat berikutnya adalah Pantai Buntu. Pantai ini terletak disebelah utara kota Bima dengan jarak 13 KM. Kondisi pantai ini diliputi oleh hamparan pasir putih yang landai dan terdapat pepohonan kelapa dalam jumlah yang tidak sedikit sehingga udara di pantai ini sangat sejuk meskipun diwaktu siang hari.

Pantai Buntu beralamat di kelurahan Kolo, kecamatan Asakota, kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Pantai Buntu berada didekat ujung Teluk Bima dimana sebagai pintu masuk kapal-kapal yang akan bersandar di pelabuhan Bima. Kapal-kapal sedang maupun berukuran besar, seperti kapal kontainer yang membawa barang dari Jawa, Bali, Mataram hingga Makasar.

Waktu tempuh untuk sampai ke Pantai Buntu memerlukan waktu sekitar 20 menit dari kota Bima. Untuk mencapai pantai ini, akan melewati kampung Melayu yang merupakan pemukiman penduduk mayoritas sebagai nelayan tradisional. Setelah melewati kampung Melayu, akan dimanjakan oleh kondisi jalan yang sudah beraspal dengan tanjakan, menurun, bahkan demografi yang berliku seperti lintasan pegunungan.

Pantai ini memiliki ombak yang cukup kecil sehingga aman untuk berenang dengan jarak 13 meter dari bibir pantai. Kondisi dasar pantai ini mendatar hingga menjorok ke dalam seperti palung sehingga perlu diwaspadai saat melakukan aktivitas berenang.

  1. Pantai Amahami
Pantai Amahami Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat

Pantai Amahami Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat

Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat yang terakhir adalah Pantai Amahami. Tempat ini sangat direkomendasikan bagi pengunjung untuk menikmati waktu bersantai dan menikmati keindahan senja hingga suasana malam hari. Pantai ini menjadi pusat kawula muda Bima untuk menghabiskan waktu berkumpul dengan teman-teman maupun dengan keluarga.

Akses untuk menuju Pantai Amahami sangat mudah dijangkau, sebab letak pantai ini tidak begitu jauh dari pusat kota Bima, cukup memerlukan waktu tempuh selama 10 menit. Di pinggir pantai ini banyak ditemui warung penjaja aneka makanan maupun minuman menambah waktu panjang untuk tidak meninggalkan tempat ini.

Itulah beberapa Tempat Wisata di Bima Nusa Tenggara Barat yang dapat dikunjungi saat berada di Bima Nusa Tenggaa Barat. Meskipun tergolong kota kecil, Bima menyimpan banyak destinasi yang memiliki pesona dan keindahannya sendiri.



2 Comments

  1. dwi sari March 23, 2019
  2. Body Rafting Green Canyon April 21, 2019

Leave a Reply