Tipe Letusan Gunung Api Yang Perlu Kita Ketahui

Mungkin selama ini kalian tidak tahu bahwa letusan gunung berapi pun ada tipenya masing-masing. Mungkin yang kalian tahu hanya sekedar wedus gembel, gunung api yang mengeluarkan lahar, dan lain-lain. Nah memang benar, ternyata ada beberapa tipe letusan gunung api. Entah apa yang membedakan tipe letusan satu dengan yang lainnya, mungkin saja karena bentuk gunung api atau faktor lain yang mempengaruhi. Untuk mengetahui lebih lanjut lagi tentang hal ini, sebaiknya kalian simak penjelasan Cikasur berikut ini. Begini penjelasannya.



Beberapa Tipe Letusan Gunung Api

tipe letusan gunung api 3

tipe letusan gunung api 3

Kalian pasti tahu Indonesia di kelilingi banyak sekali jenis-jenis gunung berapi. Jenis gunung berapi ini yang menjadi salah satu pengaruh adanya perbedaan tipe letusan gunung api. Berikut akan di jelaskan mengenai tipe letusan.

Tipe Letusan Berdasarkan Kandungan Material dan Kekuatan

tipe letusan gunung api 1

tipe letusan gunung api 1

Ini dia beberapa tipe letusan berdasarkan kandungan material yang ada pada gunung tersebut dan kekuatan letusan.

  • Erupsi Eksplosif

Yang pertama ada erupsi eksplosif. Ledakan gunung pada tipe ini sangat besar, karena pada erupsi eksplosif ada tekanan gas magmatis cukup besar. Jika terjadi erupsi eksplosif ini, material yang dikeluarkan gunung tersebut berupa cair dan padat. Biasanya setelah terjadi erupsi eksplosif, terbentuk kawah yang cukup besar. Bukti adanya erupsi eksplosif di Indonesia adalah di Danau Batur yang terletak di Bali.

  • Erupsi Efusif

Berbeda dengan erupsi eksplosif, erupsi ini tidak ada tekanan gas magmatis yang terlalu besar. Sehingga tidak menimbulkan ledakan saat meletus. Sedangkan material yang dikeluarkan saat erupsi efusif adalah berbentuk cair dan material padat akan tetapi ukurannya kecil. Contoh gunung yang sering terjadi erupsi efusif adalah gunung Mauna Loa yang terletak di Hawai.

Tipe Letusan Berdasarkan Dapur dan Kekentalan Magma serta Tekanan Gas

tipe letusan gunung api 2

tipe letusan gunung api 2

Tipe selanjutnya adalah tipe berdasarkan dapur magma, kekentalan magma serta tekanan gas.

  • Tipe Hawai

Pasti tidak asing dengan nama Hawai pada tipe ini. Ya, pada tipe ini memang tidak terjadi letusan yang begitu dahsyat, hanya saja material yang dikeluarkan adalah material cair atau sering disebut lava disertai material padat yang ukurannya kecil. Seperti kebanyakan gunung di Hawai, maka tipe letusan ini disebut tipe Hawaii.

  • Tipe Stromboli

Pada tipe ini, gunung akan meletus pada interval waktu tertentu. Semisal saja gunung akan meletus dan memuntahkan material, lapilli, bom dan abu vulkanik pada 12 menit sekali. Contoh gunung dengan tipe ini di Indonesia adalah gunung Raung di Jawa Timur.

  • Tipe Merapi

Tipe letusan ini, mengeluarkan material berbentuk lava yang kental. Sehingga jika lava kental ini sudah mendingin, lubang kepundan akan tersumbat. Apabila lubang kepundan tersebut kepundan, maka akan ada penumpukan tekanan dari dalam bumi. Dan lama kelamaan sampai pada batas kritis lalu sumbatan lava akan pecah dan keluar. Biasanya tipe merapi ini juga ditandai dengan adanya wedhus gembel atau awan panas.

  • Tipe Perret

Berikutnya ada tipe perret, tipe ini dianggap sangat berbahaya. Karena letusannya bisa mencapai ketinggian 80 km. Jika gunung tipe ini meletus, bisa menghancurkan puncak gunung dan lubang kepundan. Contoh gunung dengan tipe letusan ini adalah Gunung Krakatau. Bisa dibayangkan bagaimana dahsyatnya letusan gunung tersebut kan.

Berikut tadi penjelasan mengenai tipe letusan gunung api yang sudah kalian tahu. Bagaimanapun tipe letusannya, kalian tetap harus berhati-hati jika tinggal di daerah lereng gunung api atau berada dekat gunung berapi. Karena kita tak pernah tahu kapan bencana itu akan menimpa. Jadi selalu berdoa dan berhati-hati.

Leave a Reply