Penjelasan Mengenai Proses Terjadinya Gunung Meletus

Selama ini kalian pasti hanya tahu sekilas tentang meletusnya sebuah gunung, namun tanpa tahu prosesnya seperti apa. Nah untuk menambah ilmu pengetahuan kalian mengenai hal tersebut, kalian perlu tahu bagaimana proses terjadinya gunung meletus. Karena ternyata ada beberapa proses yang terjadi sampai sebuah gunung akhirnya meletus. Nah untuk lebih jelasnya kalian bisa menyimak penjelasan proses terjadinya gunung meletus secara singkat namun sangat mudah untuk bisa di pahami. Berikut penjelasan singkatnya.



Penjelasan Tentang Proses Terjadinya Gunung Meletus

Terjadinya letusan gunung api, ternyata melalui beberapa tahap dan proses. Untuk itu berikut penjelasan Cikasur mengenai proses terjadinya gunung meletus yang singkat akan tetapi cukup jelas dan mudah untuk di pahami. Simak ulasannya.

  1. Status Awas
Proses Terjadinya Gunung Meletus 3

Proses Terjadinya Gunung Meletus 3

Proses pertama yaitu status awas. Pada status awas ini, magma yang ada di dalam bumi melakukan aktifitas. Aktifitas pada magma tersebut yaitu dengan naiknya suhu pada kawah dan terjadinya gempa vulkanik. Aktifitas ini juga akhirnya akan membuat temperature tinggi dan membuat air semakin panas. Kemudian akan di ikuti dengan rekahan yang akan menyebabkan danau bocor karena tekanan magma. Lalu kebocoran danau ini akan menambah tekanan dari dalam karena air yang menguap.

  1. Awal Letusan Hidrovolkanik

    Proses Terjadinya Gunung Meletus

    Proses Terjadinya Gunung Meletus

Pada proses ini, mungkin akan terjadi letusan-letusan. Letusan ini disebabkan karena air yang masuk sudah cukup banyak dan mendidih. Letusan ini sering disebut dengan letusan Hidrovolkanik. Biasanya letusan ini di sertai dengan dentuman dan longsor karena tekanan pada magma yang semakin mendorong. Nah jika tekanan magma semakin kuat dan terus mendorong, akan terjadi proses letusan berikutnya. Biasanya letusan ini terjadi pada gunung yang terletak di laut. Seperti contohnya adalah gunung Krakatau dan gunung yang ada di Hawaii.

  1. Letusan Semi Magmatik

    Proses Terjadinya Gunung Meletus 2

    Proses Terjadinya Gunung Meletus 2

Proses yang ketiga adalah letusan semi magmatic. Pada fase ini, air pada danau sudah habis masuk kemudian bercampur dengan magma. Magma yang membara itu menyembul dari dalam, dan akan terjadi perubahan dari air menjadi uap yang secara mendadak. Lalu fase tersebut membuat tekanan berubah. Temperatur magma pada fase ini sekitar 600 sampai 1.170 derajat celcius. Bisa dibayangkan kan air yang bertemu dengan magma sepanas itu, akan berubah menjadi uap dalam sekejap. Nah tekanan uap yang cukup besar ini akan menggetarkan dan melemparkan material yang dikeluarkan gunung berapi saat meletus seperti kerikil dan pasir. Pada saat bersamaan juga dinding kawah akan runtuh.

  1. Letusan Magmatik
Proses Terjadinya Gunung Meletus 4

Proses Terjadinya Gunung Meletus 4

Apabila terjadi letusan preatik yang bersamaan dengan terjadinya aktifitas magmatic, kemungkinan besar akan terjadi letusan yang cukup dahsyat. Namun jika terjadi letusan preatik terlebih dahulu kemudian barulah terjadi letusan magmatic, maka letusan yang dihasilkan tidak optimum atau tidak begitu dahsyat. Itulah yang menjadi faktor penyebab gunung meletus secara dahsyat atau tidak. Jadi letusan gunung api tidak selalu besar dan dahsyat, karena tergantung pada aktifitas magma dan aktifitas lainnya yang ada di dalam perut gunung.

Nah good people, kalian sudah dijelaskan cukup lengkap dan jelas mengenai proses terjadinya gunung meletus. Sekarang kalian juga sudah tahu bagaimana prosesnya jika gunung akan meletus. Semoga pembahasan ini cukup bermanfaat untuk kalian dan bisa menambah wawasan kalian tentang keadaan geografi di lingkungan kalian hidup. Tetap jagalah alam sekitar ya.

Leave a Reply