Kawasan Lindung Taman Nasional Gunung Leuser




Gunung Leuser yang terletak di Nanggroe Aceh Darussalam ini tentu kita akan sedikit asing dengan namanya karena banyaknya nama gunung di Indonesia. Gunung ini masuk dalam Konservasi Taman Nasional Gunung Leuser dan merupakan gunung tertinggi di Aceh dengan ketinggian 3.404 mdpl. Jika kalian tertarik untuk mendakinya, ada jalur pendakian Gunung Leuser serta berbagai jenis flora dan fauna di taman nasional gunung leuser.


Taman Nasional Gunung Leuser

Taman Nasional Gunung Leuser

Keunikan Konservasi Taman Nasional Gunung Leuser

Kawasan lindung Taman Nasional Gunung Leuser terdapat di Provinsi Aceh dan Sumatera dengan luas mencapai 1.094.692 hektare. Daerah di Provinsi Aceh meliputi Aceh Tenggara, Aceh Barat Daya, Aceh Tamiang, Aceh Selatan, Aceh singkil dan Gayo Lues sedangkan di daerah Sumatera yaitu kabupaten Langkat, Karo dan Dairi. Taman ini juga sudah masuk dalam daftar situs warisan dunia oleh UNESCO.

  1. Flora

Taman Nasional Gunung Leuser 4

Taman Nasional Gunung Leuser 4

Nama taman Nasional Gunung Leuser atau TNGL diambil dari nama Gunung Leuser yang menjulang tinggi dan sangat kokoh. Terdapat berbagai jenis flora yang dilindungi di taman nasional gunung leuser hingga saat ini. Pada tahun 1937, seorang peneliti bernama Van Steenis membagi wilayah yang terdapat flora di TNGL menjadi beberapa zona:


  1. Zona Tropika

Zona ini adalah hutan lebat dengan banyak ditumbuhi beraneka jenis pohon yang diameternya besar dan memiliki ketinggian hingga 40 meter. Pohon tersebut berguna sebagai pohon tumpangan dari berbagai jenis tumbuhan seperti liana dan epifit.

  1. Zona Peralihan

Peralihan dari zona Tropika ke Colline dan Sub-Montane dengan ditandai berbagai jenis tanaman yang berbunga cantik, setiap berbeda ketinggian maka jenis bunganya juga berbeda dan akan dijumpai banyak jenis rotan berduri.

  1. Zona Montane

Terletak di ketinggian 1000-1500 mdpl, terdapat pohon yang tingginya 10-20 meter dengan banyak lumut yang menutupi pohon-pohon tersebut. Kadang-kadang kabut di zona ini sangat tebal sehingga kelembaban udaranya sangat tinggi.

  1. Zona Sub Alphine

Zona dengan ketinggian 2900-4200 m dpl ini adalah hutan Ercacoid dan tidak ada pohon tinggi lagi. Zona ini terdapat banyak pohon-pohon kerdil danĀ  semak-semak serta pohon-pohon berbentuk payung dan beraneka jenis tundra, anggrek dan lumut.

  1. Fauna

Taman Nasional Gunung Leuser 2

Taman Nasional Gunung Leuser 2

Tidak hanya flora bahkan fauna yang dilindungi di taman nasional gunung leuser juga berbagai jenis di Taman Nasional Gunung Leuser. Taman ini adalah habitat dari berbagai jenis fauna yaitu invertebrata, reptil, amfibi, mamalia, ikan dan burung. Selain itu kawasan TNGL dan sekitarnya disebut sebagai Kawasan Ekosistem Leuser/KEL yang merupakan habitat dari hewan-hewan asli Sumatera.

Taman Nasional Gunung Leuser 3

Taman Nasional Gunung Leuser 3

  1. Kawasan Ekosistem Leuser

Pada tahun 2014, digelar diskusi bertempat di Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser Indonesia. Dimana dalam diskusi tersebut membahas pengelolaan Badak dan Harimau Sumatera pada hari pertama dan hari keduanya tentang pengelolaan Orangutan dan Gajah Sumatera. Hasil dari diskusi, ditentukan lokasi site monitoring keempat hewan tersebut.

  • Badak Sumatera : Lembah Mamas dengan luas 23.910 hektare di Kabupaten Aceh Tenggara.
  • Orangutan : Suaq Belimbing luas 1.160 hektare.
  • Harimau Sumatera : Pegunungan Bendahara luas 68.880 hektare.
  • Gajah Sumatera : Sikundur dan Sei Lepan luas 9.542 hektare di Kabupaten Langkat.

Banyak wisatawan yang ke Taman Nasional Gunung Leuser tidak hanya menikmati keindahannya tetapi juga mendaki ke Gunung Leuser dan dapat belajar tentang flora dan fauna yang beraneka ragam. Tertarik mengunjunginya lalu tunggu apalagi, nikmati libur kalian saat singgah di Aceh dengan mengunjungi TNGL, Cikasur sendiri sebenarnya sangat ingin kesana!



Leave a Reply