Jalur Pendakian Gunung Semeru 3.676Mdpl

Jalur Pendakian Gunung Semeru 3.676Mdpl Gunung Tertinggi di Pulau Jawa

Jalur Pendakian Gunung Semeru

Jalur Pendakian Gunung Semeru



Perlu kalian tahu, gunung Semeru sebagai gunung tertinggi di pulau Jawa dengan ketinggian 3676 mdpl menjadi gunung yang paling banyak diminati oleh pendaki. Sejak dahulu Semeru sudah dikenal dengan keindahan panoramanya dengan jalur pendakian Gunung Semeru yang menantang, terlebih dengan adanya film dengan judul 5 cm yang mengekspose keindahan gunung ini membuat lebih banyak pendaki yang datang kesini.

Sebelum kalian melakukan pendakian ke Gunung Semeru, kami akan memberikan informasi yang menarik mengenai jalur pendakian menuju puncak Semeru. Walaupun banyak yang sudah mengetahuinya, akan tetapi informasi ini bertujuan agar kalian tetap memilih jalur yang tidak membahayakan diri anda karena kesalamatan tetaplah nomer satu.

Info Lengkap Jalur Pendakian Gunung Semeru

Oro Oro Ombo Gunung Semeru

Oro Oro Ombo Gunung Semeru

Bagi kalian yang baru akan mendaki ke puncak Mahameru, disini akan dipaparkan informasi mengenai jalur pendakian gunung Mahameru agar dapat memudahkan kalian dalam perjalanan yang begitu banyak rintangan. Sebaiknya, pilihlah jalur yang tidak membahayakan diri anda sendiri, marilah simak informasi mengenai jalur pendakian ke Mahameru:

  1. Jalur Pendakian Via Watu Rejeng

Jalur pendakian Gunung Mahameru via watu Rejeng memiliki jalanan yang  landai karena dipenuhi dengan ilalang-ilalangan yang sangat lebat. Walaupun tidak memiliki petunjuk arah, tetapi jangan bingung karena ada tanda penunjuk setiap beberapa meternya yang bisa kalian ikuti. Dengan jalur pendakian Watu Rejeng kalian akan melewati tempat-tempat berikut ini:

  • Ranu Kumbolo
Ranu Kumbolo Gunung Semeru

Ranu Kumbolo Gunung Semeru

Setelah 4,5 km dari perijinan pendakian kalian akan sampai di Ranu Kumbolo di tempat yang memiliki ketinggian 2,400 meter, di tempat ini kalian bisa mendirikan tenda. Para pendaki akan merasa betah di sini karena pemandangannya yang sangat indah dari matahari yang berada pada sela-sela bukitnya, terdapat danau yang memiliki air bersih yang bisa kalian ambil airnya untuk jadikan bekal minuman pada pendakian selanjutnya karena akses jalan selanjutnya sangat terjal dan jauh dari sumber air. Di Ranu Kumbolo terdapat padang rumput yang luas yang berrnama oro-oro ombo, dikelilingi bukit dan gunung memberikan pemandangan yang sangat indah.

  • Pos Kalimati

Pada ketinggian 2700 meter, sesampainya disini kalian juga bisa beristirahat dengan mendirikan tenda dan mempersiapkan fisik agar lebih berstamina lagi dalam melanjutkan perjalanan. Pos ini sebenarnya adalah padang rumput yang sangat luas di sebelah hutan cemara. Satu kilometer dari tempat ini ada sebuah mata air Sumber Mani untuk menambah persediaan minum kalian. Ada banyak tikus gunung di hutan ini sehingga ketika camping disini kalian harus menyimpan makanan di tempat yang aman.

  • Arcopodo

Dengan ketinggian 2900 meter, Arcopodo adalah tempat vegetasi terakhir di Semeru selebihnya jalan yang ditempuh adalah bukit pasir. Menuruni padang rumput Kalimati melewati hutan cemara yang sangat curam dengan tanah yang mudah longsor, dan berdebu, sebaiknya kalian menggunakan kaca mata dan penutup hidung di tempat ini. Dengan waktu satu jam, kalian bisa sampai di Arcopodo. Di tempat ini juga bisa untuk mendirikan tenda, akan tetapi karena kondisi tanah yang tidak stabil jarang yang berkemah disini.

  • Puncak Mahameru
Puncak Mahameru

Puncak Mahameru

Dari Arcopodo menuju puncak Mahameru diperlukan waktu sekitar empat sampai enam jam dengan melewati bukit pasir yang curam sehingga mudah longsor. Sebaiknya, barang bawaan di tinggal di pos sebelumnya di Kalimati ataupun di Arcopodo. Waktu yang tepat untuk melakukan perjalanan dari Arcopodo ke puncak Mahameru adalah waktu dini hari kerena ketika siang hari cuacanya sangatlah panas ada gas beracun dari Kawah Jonggring Saloka sehingga para pendaki di larang melewati kawah ini. Tetapi juga tidak boleh mendaki lewat jalur selatan karena adanya gas beracun dari aliran lahar.

  1. Jalur Pendakian Gunung Semeru via Gunung Ayek-Ayek

Jalur Pendakian Gunung Semeru

Jalur Pendakian Gunung Semeru

Jalur pendakian ini biasanya digunakan oleh para pendaki lokal saja yang sudah familiar dengan gunung Semeru ini karena kondisi jalur ini sangat curam dan berbahaya bagi kamu yang pemula, terlebih belum adanya petunjuk pendakian yang jelas. Akan tetapi banyak pendaki yang tertantang untuk menaklukan puncak Mahameru via gunung Ayek-Ayek secara umum jalur ini jauh lebih berat dari jalur watu rejeng. Berikut ini tempat-tempat yang akan kalian temui dengan jalur pendakian Ayek-Ayek:

  • Ranu Renggolo

Dimulai dari desa Ranu pane kalian bisa melihat kebun sayuran warga. Namun cuaca pada siang hari sangat panas dan berdebu sebaiknya kalian menggunakan penutup hidung di tempat ini.  Di sini terdapat area yang luas sehingga dapat dijadikan sebagai tempat peristirahatan untuk kalian dengan mendirikan tenda. Jarak pos kesini tidak terlalu jauh paling sekitar 200 meter, pemandangan sore hari disini tak kalah indah dengan pemandangan danau di Ranu Kumbolo.

  • Pos 1, Pos2, dan Pos 3

Terdapat banyak warung makan di tempat ini, jadi kalian tak usah khawatir jika tidak mempersiapkan bekal makanan sebelumnya, kalian bisa membelinya disini. Perjalanan dari pos satu menuju pos dua tidak terlalu menanjak dan cukup dekat. Setelah pos dua kalian akan melewati Watu Rejeng, jembatan merah, dan sampai di pos tiga. Setelah pos tiga jalan menuju puncak Mahameru ini sangat menanjak walaupun hanya sekitar 30 meter.

  • Gunung Ayek-Ayek

Letaknya memang bersebelahan langsung dengan Ranu Kumbolo dipisahkan dengan sabana yang sangat luas bernama Ayek-Ayek, gunung dengan ketinggian 2.819 mdpl. Dikelilingi oleh tebing-tebing yang kokoh bercampur dengan pemandangan perbukitan yang sangat indah. Melewati pegunungan Ayek-Ayek ini sangatlah menguras tenaga karena jalurnya yang panjang menanjak tiada ujung. Sebenarnya jalur ini sudah dilarang oleh pengelola wisata alam karena terlalu terjal dan berbahaya.

  • Pangonan Cilik

Setelah melewati perjalanan yang sangat sulit melewati banyak tebing, kalian akan sampai di pangonan cilik yaitu padang rumput yang sangat luas dengan pemandangan bukit yang sangat indah yang dikelilingi oleh tebing-tebing yang ditumbuhi bunga edelweis dan pohon-pohon cemara. Sekitar 45 menit kalian akan sampai di Danau Ranu Kumbolo.

  • Ranu Kumbolo

Ranu Kumbolo dianggap sebagai surganya Gunung Semeru, terkenal dengan keindahan danau yang ada di tempat ini. Kalian bisa mendirikan tenda di sini untuk beristirahat. Pemandangannya yang sangat indah dapat terlihat ketika matahari yang berada pada sela-sela bukitnya yang mengelilingi Ranu Kumbolo. Di tempat ini juga terdapat padang rumput yang luas yang bernama oro-oro ombo. Sama seperti jalur Watu Rejeng, setelah Ranu Kumbolo kalian harus melewati Kalimati dan Arcopodo dengan akses jalanan yang cukup terjal disini kalian harus berhati-hati karena di Arcopodo kalian harus melewati jalanan berpasir. Keindahan Puncak Gunung Semeru akan terlihat setelah melewati bukit pasir.

Pendakian Puncak Semeru

Pendakian Puncak Semeru

Apabila kalian ingin mengunjungi puncak Mahameru, pilihlah jalur pendakian gunung Semeru yang sesuai dengan kondisi tubuh anda. Walaupun para pendaki gunung biasanya lebih memilih jalur yang dianggapnya lebih menantang karena dapat memberikan pengalaman baru untuknya. Akan tetapi sebaiknya pilihlah jalur pendakian yang tidak membahayakan diri kalian sendiri

Leave a Reply