Informasi Pariwisata Gili Labak (Lengkap dengan Fasilitasnya)

Mengenal Lebih dalam Gili Labak Madura

Gili labak merupakan pulau paling kecil yang ada di wilayah kecamatan Pulau Talango Sumenep, Madura. Pasti kalian akan mengira Gili Labak ini adalah salah satu dari bagian Gili-gili lain di Pulau Lombok. Nyatanya Gili ini hanya berjarak 150an KM dari Surabaya atau hanya sekitar 4 jam perjalanan saja.



Gili labak mempunyai luas seperti 2 kali lapangan bola atau sekitar 5 hektar. Saking kecilnya pulau ini, untuk bisa berkeliling ke seluruh bagian Gili ini Cikasur hanya butuh waktu kurang dari satu jam. Mungkin ini juga yang menyebabkan Gili Labak tidak terdeteksi sebagai salah satu tempat wisata yang potensial. Wisata Gili Labak ini baru beberapa tahun belakangan ini terdengar. Karena tempat ini mirip Gili Ketapang yang belum di eksplor oleh banyak orang dan tempat ini hanya dikelola oleh penduduk sekitar maka fasilitas wisatanya juga masih belum lengkap.

Keindahan Gili Labak bila dilihat dari udara. Terlihat pasir putih dan air yang jernih. Perahu kecil milik masyarakat sekitar menambah keindahan pulau ini

Keindahan Gili Labak bila dilihat dari udara. Terlihat pasir putih dan air yang jernih. Perahu kecil milik masyarakat sekitar menambah keindahan pulau ini.

Gelombang air di Gili Labak ini termasuk gelombang yang tenang. Air lautnya pun sangat bersih hingga kita bisa melihat ke dasar laut dengan mata telanjang. Batuan dan karang laut yang indah akan memanjakan siapapun yang sedang berada disini. Namun keindahan ini seringkali terganggu dengan beberapa sampah plastik yang hanyut, ini pasti ulah wisatawan yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu kita sebagai penikmat alam sebaiknya ikut menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem di Gili Labak ini.

Sebagai pulau kecil yang masuk dalam Kepulauan Madura, Gili Labak ini hanya berpenghuni 30 keluarga saja. Mayoritas pekerjaan warga lokal adalah petani dan nelayan. Beberapa tahun terakhir ini karena ramainya wisatawan banyak ibu rumah tangga yang mempunyai penghasilan tambahan sebagai pedagang. Warga sekitar berdagang kelapa muda yang didatangkan dari Sumenep Madura. Pohon kelapa disini rata-rata sudah tidak bisa berbuah karena mengalami kerusakan parah.

Keindahan Pulau Gili Labak ini berbanding terbalik dengan keadaan warga lokal, disini mereka mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan hingga fasilitas pendidikan. Sebenarnya dulu disini ada sekolah dasar, namun pada tahun 90an sudah tidak aktif lagi. Ini disebabkan karena tidak tersedianya air bersih sehingga para pengajar harus membeli air bersih yang saat itu tidak sebanding dengan gaji yang didapatkan. Lama kelamaan para Guru sudah tidak ada yang mengajar hingga sekolah akhirnya tutup.

Perahu motor ini adalah alat transportasi satu-satunya warga Gili Labak. Perahu ini digunakan untuk mendistribusikan Logistik dan air bersih. Ini juga angkutan bagi anak-anak yang akan berangkat ke sekolah lho!

Perahu motor ini adalah alat transportasi satu-satunya warga Gili Labak. Perahu ini digunakan untuk mendistribusikan Logistik dan air bersih. Ini juga angkutan bagi anak-anak yang akan berangkat ke sekolah lho!

Untuk bisa mendapatkan pendidikan dasar, warga gili labak pergi ke pulau seberang. Pulau talango yang berjarak 1 jam perjalanan menggunakan kapal bermotor menjadi tujuan mereka agar bisa memperoleh ilmu. Untung saja banyak warga pulau talango yang berbaik hati dan mau menampung anak-anak Pulau sebelah untuk tinggal sementara disini sampai tuntas sekolah dasar.

Perjalanan dan Rute ke Gili Labak Madura

Ada beberapa cara untuk bisa mengunjungi Gili Labak ini. Beberapa diantaranya adalah melalui pelabuhan kalianget dan pelabuhan tanjung. Rute yang paling sering dilalui oleh wisatawan adalah melalui pelabuhan kalianget. Sebenarnya rute terdekat adalah melalui tanjung, namun harga penyebrangan juga lebih mahal. Itulah sebabnya rute ini kurang diminati wisatawan.

Untuk anda dari luar kota Madura bila ingin menuju ke Gili Labak dengan kendaraan umum rutenya adalah sebagai berikut.

  1. Anda harus menuju ke Terminal Purabaya (Bungurasih)
  2. Naik bis menuju ke Sumenep (Madura)
  3. Dari Sumenep bisa mencarter mobil untuk menuju ke Pelabuhan Kalianget ataupun tanjung

Terminal bis Purabaya melayani Surabaya-Sumenep selama 24 jam. Sebaiknya anda berangkat pada dini hari agar pada pagi hari sudah bisa menyebrang ke Gili Labak. Untuk menghindari kulit terbakar panas matahari saat snorkling maupun saat asyik selfie di Pulau Kecil terindah di Madura ini.

Berangkatlah ke Gili Labak bersama banyak teman agar biaya penyebrangan menjadi murah. Ikut open trip adalah pilihan yang tepat bila ingin menikmati keindahan pulau kecil ini.

Berangkatlah ke Gili bersama banyak teman agar biaya penyebrangan menjadi murah. Ikut open trip adalah pilihan yang tepat bila ingin menikmati keindahan pulau kecil ini.

Waktu yang dihabiskan saat menyebrang melalui Kalianget ke Gili Labak adalah sekitar 2,5 Jam. Biaya penyebrangan via Kalianget ini rata-rata 500ribu/ Kapal dan setiap kapal bisa diisi hingga 15 orang. Jangan lupa untuk menyewa pelampung dengan menambah 7ribu rupiah saja.

Untuk anda yang tetap ingin melewati rute Pelabuhan Tanjung – Gili Labak anda hanya akan menghabiskan 1,5 jam saja untuk menyebrang. Biaya sewa perkapalnya mencapai 800ribu hingga 1,5 juta. Tentu semakin mahal juga semakin banyak orang yang bisa diangkut. Lokasi pelabuhan tanjung ini ada di 2 Km sebelum masuk kota Sumenep. Untuk menuju kesini rutenya adalah menuju ke desa tanjung melewati pertigaan pasar saronggi. Belok ke kanan bila anda dari arah Suramadu.

Fasilitas Umum di Gili Labak

Sampai di Gili Labak jangan heran bila tidak ada dermaga yang menyambut kalian. Kalian akan turun melalui anjungan kayu, dan pasti harus berbasah-basah ria. Setelah sampai disini hal pertama yang kalian lakukan pasti berteduh!! Karena panas hahaha… Disini ada beberapa warung makan yang menyediakan makanan olahan ikan. Untuk yang ingin mandi juga ada WC umum. Mushollah juga sudah ada disini bila ingin beribadah.

Gili Labak diakui wisatawan sebagai Hidden Paradise karena banyak masyarakat lokal Madura sendiri yang belum pernah kesini lho! Berbanggalah kalian yang sudah pernah kesini.

Gili Labak diakui wisatawan sebagai Hidden Paradise karena banyak masyarakat lokal Madura sendiri yang belum pernah kesini lho! Berbanggalah kalian yang sudah pernah kesini.

Fasilitas yang ada di Gili Labak ini lumayan lengkap. Banyak agen-agen travel yang menyediakan berbagai paket wisata gili labak. Rata-rata adalah snorkling untuk menikmati keindahan bawah laut pulau kecil ini. Memang terumbu karang dan ekosistem bawah laut disini masih sangat jarang dijamah manusia. Keindahan bawah laut Gili Labak ini bisa kalian nikmati sepuasnya. Jangan lupa untuk membawa kamera bawah air yaa!

Snorkeling di Gili Labak tidak perlu menyewa kapal untuk sampai ke tengah laut. Cukup jalan di pinggir pantai dan memasukkan kepala kedalamnya. Karena jernihnya air disini kita bisa melihat semuanya dengan jelas dari pinggir pantai.

Snorkeling di Gili Labak tidak perlu repot untuk sampai ke tengah laut. Cukup dari pinggir pantai dan memasukkan kepala kedalamnya. Karena jernihnya air disini kita bisa melihat semuanya dengan jelas dari pinggir pantai.

Untuk bisa snorkling disini tidak harus naik kapal ke tengah laut, namun hanya cukup berjalan sebentar di pinggir laut. Air disini sangat jernih jadi dari pesisir pantai pun pemandangan bawah lautnya sudah kelihatan jelas.

Selain snorkeling disini kita juga bisa menikmati indahnya pantai Gili Labak saja. Pasir putih yang putih bersih dengan air laut yang jernih bisa menambah keindahan yang cocok digunakan untuk selfie maupun wefie.

Selain snorkeling disini kita juga bisa menikmati indahnya pantai Gili Labak saja. Pasir putih yang putih bersih dengan air laut yang jernih bisa menambah keindahan yang cocok digunakan untuk selfie maupun wefie.

Untuk kalian para wisatawan yang gemar berkemah, kalian bisa membawa peralatan camping disini. Jangan lupa untuk membawa makanan ringan dan berat sebagai bekal menginap. Dan juga air bersih baik untuk minum maupun untuk cuci-cuci. Powerbank juga merupakan salah satu alat wajib jika kalian menginap disini. Listrik di Gili Labak hanya akan menyala dengan tenaga diesel pada malam hari.

Untuk penginapan berupa guest house juga sudah ada disini, harganya mulai dari 200rb sampai 700rb rupiah. Bila ingin fasilitas yang lengkap silahkan pilih yang paling mahal. Itu adalah guest house milik Kabupaten Sumenep. Namun untuk para backpaker tentu yang paling murah juga tidak ada masalah. Fasilitas yang lengkap tidak menjamin kenyamanan para backpaker…

Bila diperhatikan sekilas keindahan pulau ini mirip dengan keindahan pantai di Lombok maupun Bali. Masih bersih dan tidak terjamah manusia. Namun dengan terbitnya tulisan ini tentu akan menambah minat kalian untuk bisa segera menuju ke Gili Labak bukan ?

Satu pesan saya yaitu jangan buang sampah sembarangan dan jangan merusak ekosistem bawah laut pulau ini. Jangan lupa untuk selalu ramah kepada penduduk lokal agar mereka memberikan pelayanan terbaik kepada semua wisatawan yang datang ke pulau ini.

Semoga dengan makin kencangnya promosi wisata Gili Labak di berbagai media akan meningkatkan jumlah wisatawan yang datang kesana. Besar harapan saya ada kemajuan ekonomi, fasilitas kesehatan, pendidikan, dan listrik untuk warga sekitar.

One Response

  1. Liana April 29, 2018

Leave a Reply