Catatan Perjalanan Gunung Sindoro Via Kledung – Dihajar Badai di Puncak Sindoro

 

Puncak Sindoro
Puncak Sindoro

Gunung Sindoro adalah salah satu gunung di jawa tengah yang wajib dikunjungi oleh pendaki, selain karena keindahannya , transportasi untuk menuju gunung sindoro sumbing juga sangat mudah karena dilewati oleh bis yang akan menuju ke wonosobo atau magelang. Umumnya para pendaki yang akan mendaki gunung sindoro akan memulai pendakian dari Base Camp gunung sindoro di desa Kledung. Untuk menuju basecamp pendakian gunung sindoro via kledung dari Surabaya saya bersama 3 teman pendakian kali ini menggunakan bus EKA cepat dari terminal bungurasih dengan tujuan terminal magelanga. Bus eka cepat dengan tarif 117rb ini sudah termasuk 1x makan di rumah makan duta ngawi. Setelah itu dari magelang menuju basecamp sindoro via kledung dengan menggunakan bis kecil tujuan wonosobo dengan tarif 20rb.

Terminal Magelang menuju Basecamp Gunung Sindoro
Terminal Magelang menuju Basecamp Gunung Sindoro
Bis menuju gunung sindoro
Bis menuju gunung sindoro

Basecamp pendakian gunung sindoro via kledung berada persis disebelah Balai Desa Kledung, disini ada beberapa warung sampai restoran pun ada..basecamp juga menyediakan tempat mandi dan penitipan motor didalam gedung. Kami sampai di basecamp sekitar jam 8 pagi, sambil melakukan registrasi kami juga mengecek ulang perlengkapan dan istirahat sejenak. Tiket masuk pendakian gunung sindoro ini cukup murah yaitu 10rb saja. Bagi pendaki yang mager atau sudah terlalu siang/kesorean sampai di basecamp , ada ojek yang bisa mengantar hingga pertengahan pos 2 dengan tarif 25rb. Dengan ojek ini bisa menghemat 2 jam perjalanan.




Hari ke 2 :

 

Basecamp Pendakian Gunung Sindoro
Basecamp Pendakian Gunung Sindoro
Registrasi Pendakian Gunung Sindoro
Registrasi Pendakian Gunung Sindoro

Karena kami masih pagi dan masih merasa kuat berjalan maka kami memilih tidak menggunakan ojek, perjalanan menuju pos 1 awalnya melewati rumah rumah penduduk kemudian melewati ladang warga… sebelum pos 1 ada tempat wisata yang masih dibangun , kerjasama antara warga sekitar dan perhutani yang bernama wisata cawang. Setelah berjalan 1,5 jam akhirnya sampai juga di pos 1. Pos 1 adalah bangunan dari kayu yang cukup lebar,nampaknya banyak juga yang mendaki gunung sindoro ini.. mungkin karena saat itu hari sabtu.

Pos 1 – pos 2
Dari pos 1 menuju ke pos 2 jalannya masih enak hingga ke tengah perjalanan menuju pos 2 tempat dimana ojek berhenti. Ladang warga pun berganti dengan hutan.. untuk sampai ke pos 2 hanya butuh waktu 1,5 jam berjalan dari pos 1.. banyak pohon tumbang dalam perjalanan menuju ke pos 2. Pos 2 ini berupa tempat datar yang luas dengan 1 rumah kecil dan tempat duduk di depannya.

Jalan ojek gunung sindoro
Jalan ojek gunung sindoro
Mulai masuk hutan
Mulai masuk hutan

Pos 2 – pos 3
Setelah beristirahat di pos 2 kami melanjutkan perjalanan ke pos 3, jalan terus menanjak dengan trek bermacam macam.. ada batuan, tanah licin hingga jalur air. Dalam perjalanan menuju pos 3 ini juga banyak pohon yang baru saja tumbang karena badai yang menghalangi jalur pendakian. Dari pos 2 ke pos 3 ini dibutuhkan waktu 2 jam. Karena hari sudah mulai sore, Kami yang rencananya akan melanjutkan perjalanan ke sunrise camp terpaksa batal, cuaca gunung sindoro sedang tidak bersahabat. Badai sepertinya akan datang, kami segera mendirikan tenda di pos 3. Benar saja tidak lama kemudian badai datang, hujan dan angin kencang tidak berhenti sampai malam hari.. didalam tenda kami memasak dan kemudian tidur untuk persiapan berangkat ke puncak besok subuh…

Pos 3 Gunung Sindoro
Pos 3 Gunung Sindoro

Hari ke 3 :

Tanjakan tiada ampun
Tanjakan tiada ampun

Pos 3 – pos 4
Jam 2 pagi hari kami bangun untuk masak sebelum melakukan summit. Setelah mengisi perut dan melakukan persiapan akhirnya jam 4.30 pagi kami berangkat dari pos 3. Jalur dari pos 3 ke pos 4 sangat curam dan tanpa bonus, kami juga kesasar di sunrise camp..seharusnya dari sunrise camp ambil jalur kanan tapi kami ambil jalur kiri. Kami melewati jalur trabasan kira kira 40 menitan sampai akhirnya sampai di jalur utama.. kami kira sudah melewati pos 4 tapi ternyata belum hehehe… kami sampai di pos 4 setelah berjalan sekitar 2 jam. Pos 4 ini hanya berupa plang tanpa bangunan, angin sangat kencang di pos 4 sehingga kami memutuskan tidak beristirahat lama disini.




Padang edelweis gunung sindoro
Padang edelweis gunung sindoro

Pos 4 – padang edelweiss
Dari pos 4 kami menuju ke padang edelweiss yang katanya merupakan padang edelweiss terluas di semua gunung. Treknya masih curam dan mulai terbuka, angin kencang terus menerpa kami ditambah matahari yang tertutup awan mendung menambah mencekamnya pagi itu.. setelah berjalan 1,5 jam kami sampai di tempat yang agak datar.. tapi tidak ada satupun edelweiss disini, ternyata memang ini padang edelweiss.. kenapa tidak ada edelweiss kami tidak tahu hehe… kami istirahat sejenak sambil menunggu cuaca bersahabat untuk mulai berjalan ke puncak

Perjalanan ke puncak sindoro
Matahari sudah mulai terlihat, gunung sumbing di sebrang juga Nampak gagah berdiri. Kami melanjutkan perjalanan ke puncak meskipun angin kencang terus menerpa tiada hentinya. Perjalanan ke puncak ini melewati hutan mati dengan bau belerang yang menyengat. Kami bertemu beberapa pendaki yang turun dan memberi info bahwa di puncak anginnya sangat kencang. Kami tetap pada pendirian bahwa harus sampai puncak hari itu.. karena cuacanya juga sudah agak baik.

Setelah 45 menit akhirnya kami sampai di puncak gunung sindoro, disini angin kencang sekali sampai kami semua tidak berani berdiri lama lama hahaha… takut terbawa angina dan jatuh ke kawah. Plang penanda puncak gunung sindoro juga hilang, mungkin terbawa angina turun ke kawah atau ke bawah jalur pendakian.. tidak berlama lama kami memutuskan kembali ke padang edelweiss untuk menyantap bekal.. leci kaleng dan nata de coco menjadi penghibur kami yang tidak bisa foto dengan plang penanda puncak…

Perjalanan turun ke pos 3 juga tidak mudah,jalan yang curam membuat kami harus berhati hati. Perjalanan turun hanya memakan waktu 2,5 jam. Setelah sampai pos 3 kami tidur siang kemudian packing persiapan pulang. Pada saat perjalanan turun ini kami jumpai pohon pohon yang baru saja tumbang. Dari pos 3 ke basecamp hanya butuh waktu 3 jam saja. Pihak pengelola gunung sindoro via kledung kami rasa kurang tanggap mengenai pohon tumbang yang menutup jalur pendakian tersebut. Kami rasa apabila di gunung penanggungan pasti langsung dipotong kecil kecil pohonnya kemudian dibersihkan lagi jalurnya…namun saya lupa mau bilang ke pengelola hahaha.. Setelah itu kami kembali ke magelang dan melanjutkan perjalanan ke Surabaya tetap dengan bus eka cepat.

Biaya pendakian gunung sindoro via kledung dari surabaya :

  • Bus eka cepat Surabaya Magelang 117rb
  • Bus magelang basecamp 20rb
  • Perijinan 10.000
  • Bus basecamp magelang 20rb
  • Bus eka cepat magelang surabaya 117rb
  • Titip motor bungurasih 20rb

Total = 304.000

Tips pendakian gunung sindoro via kledung :

  • Bawa air secukupnya karena disini tidak ada sumber air
  • Hati hati apabila ada angin kencang karena rawan pohon tumbang
  • Hindari pendakian bulan desember – februari karena musim hujan dan badai
  • Sebaiknya mendirikan tenda di pos 3
  • Bawa masker karena di puncak ada gas belerang yang menyengat
  • Jangan buang sampah sembarangan dan bawa sampahmu turun
  • Dengan menggunakan ojek anda juga ikut membantu perekonomian warga sekitar



2 Comments

  1. petani adventure July 15, 2017
    • cikasur July 16, 2017

Leave a Reply

Select Language