Membangun Sistem Pelaksanaan Operasi SAR

SISTEM PENGGALANGAN POTENSI SAR

  1. Potensi SAR OPA dalam melakukan Ops SAR dapat digalang dari delegasi anggota Organisasi pecinta alam yang kompeten, pecinta alam non organisasi yang kompeten, relawan yang kompeten
  2. Setiap personel harus membekali diri dengan logistik minimal 3 hari operasi dan peralatan standart operasi
  3. Personel yang diterjunkan harus memiliki kapasitas yang mumpuni mampu menjaga diri dan menyelamatkan diri sebelum menyelamatkan orang lain.
  4. Personel yang datang harus bersedia ditugaskan apa saja dan di scruting oleh SC dan SMC
  5. Minimal harus bersedia melakukan 6 hari operasi
  6. Untuk penggalangan potensi SC harus menyiapkan surat tugas, surat kesediaan menjadi potensi dan surat ijin dispensasi, E – SAR
  7. SC harus mampu memberikan jaminan bahwa hal lain yang ditinggalkan potensi untuk tugas sudah dicover SC. Seperti dispensasi kuliah ke universitas
  8. Untuk potensi di luar mapala SC harus memastikan personel yang diterjunkan tunduk kepada perintah dan standart operasi yang ditetapkan SMC

   SISTIM PENGGALANGAN PERALATAN

  1. Peralatan yang digunakan dalam operasi SAR merupakan peralatan yang di pinjam oleh SC pada organisasi.
  2. SC harus mampu menjamin peralatan yang di pinjam aman (tidak hilang)
  3. SC harus menyediakan surat peminjaman peralatan.
  4. SC dan SMC menentukan peralatan regu dan standart peralatan personel yang harus melakukan Scruting
  5. Keamanan peralatan selanjutnya menjadi tanggung jawab staff bagian peralatan SMC

SISTIM PENGGALANGAN LOGISTIK

  1. Logistik operasional bisa diperoleh dari sumbangan pihak tertentu, iuran organisasi, pihak keluarga dan masyarakat dan hasil penggalangan yang dilakukan SC
  2. SC harus mampu mengusahakan arus logistik bagi SMC, OSC dan SRU berjalan normal
  3. Surat surat permohonan bantuan suplay logistik harus disediakan SC

   SISTIM PENGGALANGAN DUKUNGAN LAIN

  1. Yang dimaksud dengan dukungan lainnya bisa berupa dana, transportasi dan kebutuhan lainnya. Untuk menutupi hal tersebut maka SC harus bisa memastikan bisa membuat jaringan kerjasama dengan instansi terkait seperti kepolisian maupun tentara/kodim, serta instansi lainnya.
  2. SC harus bisa mengkoordinir semua potensi baik individu maupun lembaga untuk kemudia berbagi peran.
  3. Misal dengan koramil dan kepolisian berkaitan dengan clearing area, dengan kepolisian berkaitan dengan penyebaran informasi dan wawancara dengan media masa. Dimana opini  yang di bentuk adalah opini  fakta terbatas yang terkonsep dan tidak multi tafsir. Sementara pihak SMC, OSC dan SRU harus terkoknsentrasi pada misi yang di gelar

INGAT…..!!!
YANG HARUS ANDA INGAT  SEBAGAI SEORANG RESCUER ATAU ANGGOTA  TIM PENYELAMAT ADALAH ANDA HARUS MEMILIKI KARAKTER;
1.      SADAR ; SADAR KEMAMPUAN DAN KAPASITAS DIRI
2.      MAPAN ; ANDA ADALAH ORANG  YANG MENYADARI ANDA TELAH MAPAN JASMANI, ROHANI, JIWA, RAGA DAN MATERIIL SEBAGAI PERWUJUDAN PRINSIP JIKA MAU MENYELAMATKAN ORANG  ANDA HARUS BISA SELAMATKAN DIRI  DAHULU. MAKA ORANG  YANG ANTI KEMAPANAN DIPASTIKAN BUKAN  BAGIAN  DARI RESCUER
3.      UNPOPULER ; SIKAP  LUHUR SEORANG RESCUER ADALAH MENJAUHI POPULARITAS, KARENA  POPULARITAS AKAN MEMPENGARUHI MENTAL DAN GERAKAN PENYELAMATAN. SEHINGGA SANGAT  PENTING MASALAH PUBLIKASI UNTUK TIDAK  DITANGANI TIM SAR.
4.      MEMBUMI DAN  MANUSIAWI ; BAHWA SEBAGAI RESCUER ANDA HARUS TETAP RENDAH DIRI  DAN TIDAK  PANDANG BULU  TENTANG SIAPA  YANG ANDA BANTU.  KARENA BUKAN  SEBAGAI INSTANSI PEMERINTAH DENGAN ATURAN  YANG MENGIKAT

Tulisan Oleh :
Windy Wirawan dalam Latihan Gabungan SAR OPA 2014
untuk www.gunung.xyz

Leave a Reply

Select Language