Efek Samping Naik Gunung

Mendaki gunung adalah kegiatan yang menyenangkan, buat yang belum pernah
mendaki gunung pasti ingin segera naik gunung. Karena ingin berburu spot foto
yang ekslusif ataupun tidak ingin terlihat lemah karena belum pernah naik
gunung. Bagi pendaki seperti anda, mungkin setelah melakukan pendakian gunung
akan menimbulkan efek samping. Untuk itu disini saya bagikan kepada para
pendaki / orang yang belum pernah mendaki bagaimana efek samping naik gunung
itu :

 

1. Ketagihan dan bisa sakau kalau sebulan tidak naik gunung . Apalagi
kalau  baca catatan perjalanan gunung yang asik asik , makin pengen
deh !




2. Capek tentunya, kaki yang linu-linu nafas ngos-ngosan , kepala pusing ,
nafas kembang kempis, jantung berdetak kencang dll. Hahaha

3. Uang habis , jangan dikira naik gunung adalah hobi yang murah. Kegiatan
mendaki gunung ini bias menghabiskan uang dalam jumlah besar karena sebagai
manusia kita pasti selalu merasa kurang. Ingin punya karier, sleeping bag,
headlamp, kompor, nesting dll. Jika sudah punya semua biasanya juga ingin
upgrade ke merk A atau merk B dan begitu seterusnya.

4. Kulit semakin eksotis karena kita semakin dekat dengan matahari dan tentu
pancaran sinar ultraviolet semakin banyak kita terima, sebaiknya jangan lupa
memakai sunblock apabila tidak ingin kulit terbakar.

5. Bibir pecah dan ndower, di ketinggian gunung semua minuman yang panas
dalam sekejab akan terasa dingin tapi jangan lupa bahwa minuman itu masih
panas. Sebaiknya tunggu beberapa menit sampai siap diminum. Kalau kita nekat
minum minuman panas biasanya sampai dibawah kita akan ndower… Bibir pecah
disebabkan karena kurang minum air putih (kebanyakan kopi) hahaha…

6. Jadi lebih beriman, kok bisa mendaki gunung menyebabkan menjadi lebih
beriman ? Ini karena saat mendaki gunung kita pasti akan merasa kecil dan tidak
ada apa-apanya dengan apa yang sudah diciptakan tuhan.

7. Makin cinta dengan alam, perasaan semakin cinta dengan
alam akan ada dalam diri kita karena setelah kita bergelut dengan hutan
gunung kita pasti merasa bersahabat dengan alam dan berjanji tidak akan
menyakiti dan mengecewakan alam yang sudah memberi banyak pelajaran berharga
buat kita

8. Lebih bersyukur, karena di gunung kita tidak akan mempunyai fasilitas
lengkap seperti di rumah maka setelah turun gunung pun kita akan bisa lebih
bersyukur dengan apa yang kita punya.




9. Tahan dingin, tubuh yang terbiasa dihajar oleh hawa dingin gunung akan
lebih mudah menyesuaikan diri dengan hawa dingin. Bisa- bisa dingin tidak akan
menjadi musuh lagi bagi pendaki yang sudah sering naik gunung.

10. Ingkar janji, nah ini efek yang paling menyeramkan setelah naik gunung.
Biasanya setelah naik gunung kita akan berjanji tidak akan naik ke gunung itu
lagi sambil memaki maki trek gunung tersebut. Tapi mungkin itu hanya bertahan
tidak sampai 7 hari. Biasanya setelah pegal-pegal hilang rasanya ingin kembali
ke gunung itu lagi. Dan saya merasakan sendiri kembali ke gunung yang sama beberapa
kali setelah memakinya waktu pertama kali mendaki.

Demikian efek samping naik gunung yang bisa saya bagikan , mendaki gunung
adalah kegiatan di alam bebas yang bisa menghilangkan stress setelah berkutat
dengan kegiatan monoton di perkotaan. Efek samping naik gunung ini akan kamu
rasakan setelah turun dari pendakian. Semoga pendakianmu menyenangkan ! Terimakasih
.

 



Leave a Reply

Select Language